Karena kurang tidur aku bermimpi menjadi CEO grup Bakrie. Dalam mimpi itu aku sedang memimpin rapat para direktur yang ada dalam grup Bakrie. Sebagai CEO akupun menampilkan presentasi pertamaku yang membahas grup Bakrie dari sisi kekuatan, kelemahan, kesempatan atau peluang, serta ancaman yang dihadapi kini dan di masa mendatang. Lebih lengkapnya silahkan dibaca.
Ditengah tantangan baik di dunia industry maupun dunia jasa . 70 tahun grup bakrie mengabdi kepada masyarakat dan bangsa . Banyak sekali lika liku yang dihadapi , mulai dari awal pendirian group bakrie yang ketika itu bapak Achmad Bakrie Pertama kalinya mendirikan usaha sendiri , hingga masa masa kepemimpinan Bapak Anindya Bakrie . Group bakrie senantiasa menghadirkan inovasi inovasi baik di dunia bisnis sampai dunia teknologi . Disisi Teknologi , Group bakrie senantiasa hadir dengan segala Inovasi , Pemerataan Jaringan Telekkomunikasi ( ESIA ) hingga sebagai provider Internet dan Telepon murah ( GANAS ) .
Impianku dan impianmu memang tidak sama namun memiliki tujuan sama, Untuk berusaha menggapai impian, memang itu dasar dari sebuah tujuan dan untuk hasil akhir hanya milik Tuhan yang maha pengasih lagi maha penyayang.Bagai mana pun juga kita harus menunjukkan bahwa kita layak untuk menggapai impian
Keinginan menjadi seorang CEO Bakrie Group serta pemanfaatan sumber daya yang dimiliki dengan mendirikan sekolah-sekolah demi kepentingan Bakrie Group
Dalam perjalanan hidup ini, insan manusia selalu bergerak seiring perubahan waktu. Manusia yang layaknya seorang khalifah di Bumi ini terus mengesplorasi diri. Manusia juga tak statis dalam mencipta perubahan yang hendak ia lihat di Bumi ini. Manusia selalu dinamis. Manusia selalu berusaha menggapai asa tertinggi. Khalifah yang hakiki mendamba kemakmuran yang hayati dan berkelanjutan untuk negeri ini. Khalifah yang hakiki selalu mengawali dan mendasarkan setiap aksi perubahannya dengan mimpi. Mimpi untuk menjadi sosok pemimpin negeri yang tak hanya berjiwa pribumi, namun juga bersahaja. Menjadi seorang pengusaha adalah destinasi setiap pemuda negeri ini. Menjadi seorang pengusaha adalah ajang pembuktian diri setiap pemuda negeri ini. Bukan hanya sekedar tesis teoritis tanpa bukti empirik, bahwa pengusaha-lah yang mampu memakmurkan sebuah bangsa. Seluruh negara maju di dunia mengetahui ramuan sederhana untuk menciptakan kemakmuran negerinya. Ramuan sederhana itu berasal dari kumpulan anak muda negeri itu. Bahwa terdapat syarat absolut jumlah minimum pengusaha di suatu negara. Bahwa sebesar 2 dari penduduk Indonesia bukanlah jumlah yang sedikit. Selanjutnya siapakah yang mampu menjadi teladan bagi kuantitas pengusaha itu. Pada ranah dan kondisi yang seperti apa pemimpin tersebut harus memimpin negeri ini? Lalu startegi komprehensif apa yang harus ditempuh agar kuantitas 2 itu terpenuhi? Berikut sekelumit analisa, sang calon CEO Grup Bakrie.
Mimpi kali, yah memang mimpi bisa memimpin perusahaan besar yang sudah berumur 70 tahun. Padahal, penelitian Peter Sange (1990) menyimpulkan bahwa perusahaan-perusahaan kelas dunia dan masuk dalam fortune 500, memiliki umur rata-rata 40-50 tahun, atau dengan kata lain secara rata-rata hanya berumur dua generasi. Tentu sangat berat menjadi CEO grup Bakrie karena saat ini memasuki generasi ketiga yang notabene masa-masanya penuh dengan tantangan. Tapi karena ini berandai-andai, setidaknya saya akan menuliskan 4 langkah apa yang akan saya lakukan seandainya saya menjadi CEO Grup Bakrie.
andai saya jadi CEO KUB pada saat ini,saya akan lebih fokus pada mencari cara mempertahankan perusahaan saya dibandingkan mencari inovasi baru. Inovasi akan percuma apabila internal dan eksternal perusahaan belum bisa ditaklukkan.
Banyak sekali peluang yang bisa dimanfaatkan, karena warga indonesia mayoritas muslim, potensi paling mantap adalah mendirikan universitas islam atau pondok pesantren. Selain tentunya merauk income yang lebih, juga dapat ridlo dari tuhan jika kita ikhlas dan tak hanya memburu harta demi bangsa dan negara maupun dari kebudayaannya. Inilah yang disebut dalam semboyan Bakrie Group yaitu Bakrie Untuk Negeri.
Hadiah:
• Juara I: iPhone 4s
• Juara II: iPad 16GB WiFi only
• Juara III: iPod Touch
• Juara Favorit: AHApad
• 6 finalis lainnya: modem AHA
Pelaksanaan Lomba
Syarat Lomba
Sumber Referensi Tentang Group Bakrie
http://www.bakrie-brothers.com/
http://www.bakrietelecom.com/
http://bakrieconnectivity.com/
http://www.bakriesumatera.com/
http://www.bakrieland.com/
http://www.bumiresources.com/
TOR SWOT
Yang dimaksud dengan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats)
Strengths: Memaparkan apa saja kekuatan dan sisi positif yang dimiliki Group Bakrie sebagai kelompok usaha yang besar dan sudah 70 tahun. Sebagai CEO apa strategi anda dengan memanfaatkan kekuatan tersebut.
Weaknesses: Memaparkan kekurangan-kekurangan yang selama ini ada di Group Bakrie. Bagaimana sebagai CEO anda memperbaiki, apa strategi anda, bagaimana solusi anda menepis isu-isu yang selama ini melingkupi Group Bakrie? Berikan usulan anda.
Opportunities:Apa saja peluang-peluang Group Bakrie ke depan menurut anda? Apa yang bisa anda ambil untuk mengembangkan kelompok usaha ini dari peluang-peluang itu.
Threats: Ancaman-ancaman apa yang kira-kira akan dihadapi group ini? Bagaimana sebagai CEO anda mengatasi hal itu. Bagai mana solusi cerdas dalam menghadapinya?